Masalah pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat dan merupakan hal yang penting bagi peningkatan kualitas masyarakat kedepan. Masyarakat yang produktif harus didukung oleh kondisi kesehatan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang terserang penyakit. Dari data yang ada menunjukkan adanya jumlah masyarakat yang terserang penyakit relatif tinggi. Adapun penyakit yang sering diderita antara lain infeksi pernapasan akut bagian atas, malaria, penyakit sistem otot dan jaringan pengikat. Data tersebut menunjukkan bahwa gangguan kesehatan yang sering dialami penduduk adalah penyakit yang bersifat cukup berat dan memiliki durasi lama bagi kesembuhannya, yang diantaranya disebabkan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Ini tentu mengurangi daya produktifitas masyarakat  Kelurahan Curahdami secara umum.

Sedangkan data orang cacat mental dan fisik juga cukup tinggi jumlahnya. Tercatat penderita bibir sumbing berjumlah – orang, tuna wicara 4 orang, tuna rungu 7  orang, tuna netra 4  orang, dan lumpuh 3. orang. Data ini menunjukkan masih rendahnya kualitas hidup sehat di Kelurahan Curahdami

Hal yang perlu dipaparkan terkait keikutsertaan masyarakatdalam KB, terkait hal ini peserta KB aktif tahun 2010 di Kelurahan Curahdami berjumlah 230 Pasangan usia subur 316, sedangkan  jumlah bayi 196 dari jumlah kelahiran yang di tolong tenaga kesehatan 13 bayi per januari 2011, HB Unijek 12, BCG = 17 DPT 3 = 19 polio 4 = 17,Campak  10

Jumlah Balita      =196

Kep     Berat               = 1

Kep     Sedang          = 3

Kep     Ringan           = 7.

Lewat ke baris perkakas